Jumat, 04 Desember 2015

Sore itu di pintu yang berbeda, banyak orang yang lalu lalang. Ku berdiri di sebuah pintu yang entah siapa ku tunggu. Memindik-mindik, ya mata ini seperti melihat seseorang dan hati pun berusaha meyakini jikalau yang dilihat mata adalah benar. Mata terbuka lebar dan mulut tak mengeluarkan sepatah kata pun. Saat itu jantung mulai berfungsi secara cepat. Kaki pun ikut berkerja sama dengan menjadi sebuah patung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar